Lima Puluh Kota – Peringatan Hari Koperasi Daerah ke-79 di Kabupaten Lima Puluh Kota berlangsung semarak dan penuh antusiasme. Rangkaian kegiatan yang mengusung semangat kebersamaan, gotong royong, serta penguatan koperasi sebagai salah satu pilar perekonomian masyarakat tersebut melibatkan jajaran pemerintah daerah, Forkopimda, Dekopinwil, gerakan koperasi, pelaku UMKM, serta masyarakat Kabupaten Lima Puluh Kota.
Rangkaian peringatan diawali dengan upacara peringatan Hari Koperasi di Koppontren Al Mannaar yang menjadi momentum untuk kembali meneguhkan peran dan keberadaan koperasi dalam mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan anjangsana ke kediaman leluhur Bung Hatta di Kecamatan Akabiluru, salah satu tokoh penting dalam sejarah perkoperasian Indonesia. Kegiatan ini menjadi bagian dari refleksi terhadap nilai-nilai koperasi yang diwariskan Bung Hatta, khususnya semangat kebersamaan, kekeluargaan, kemandirian, dan ekonomi kerakyatan. Rangkaian kegiatan selanjutnya yaitu kotbah jum’at serentak di masjid se-Kabupaten Lima Puluh Kota tentang perkoperasian.
Selanjutnya, rangkaian peringatan dilanjutkan dengan apel besar yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Lima Puluh Kota, dan turut diikuti oleh Dekopimwil Sumatera Barat, Forkopimda, Ketua TP PKK, Ketua GOW Kab. Lima Puluh Kota serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kabupaten Lima Puluh Kota beserta gerakan koperasi. Apel besar tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun koperasi yang sehat, modern, profesional, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi anggotanya maupun masyarakat.
Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan penyerahan penghargaan kepada koperasi berkualitas dan berprestasi di Kabupaten Lima Puluh Kota. Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kinerja, inovasi, tata kelola, serta kontribusi koperasi dalam menggerakkan perekonomian daerah. Keberhasilan koperasi-koperasi tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi koperasi lainnya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan tata kelola kelembagaan.
Semarak peringatan kemudian berlanjut dengan jalan sehat yang dibuka langsung oleh Wakil Bupati Lima Puluh Kota. Kegiatan ini diikuti dengan penuh antusias oleh jajaran pemerintah daerah, insan koperasi, serta masyarakat. Selain menjadi sarana menjaga kebugaran, jalan sehat juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi dan membangun kebersamaan antara pemerintah daerah, gerakan koperasi, dan masyarakat.
Suasana semakin meriah dengan pelaksanaan Rengking Satu, yang menghadirkan nuansa edukatif sekaligus kompetitif bagi para peserta. Kegiatan tersebut menjadi sarana untuk meningkatkan wawasan dan pengetahuan peserta, sekaligus menghadirkan hiburan yang menarik dalam rangkaian peringatan Hari Koperasi Daerah ke-79. Pada rangkaian acara ini juga diadakan kegiatan Donor Darah dengan kolaborasi bersama PMI Kab. Lima Puluh Kota, serta kegiatan pasar murah dan bazar UMKM yang menarik minat pengunjung untuk meramaikan puncak kegiatan acara peringatan hari koperasi ke-79 di Kabupaten Lima Puluh Kota.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan hiburan KIM (Kesenian Irama Minang). Kehadiran KIM menambah semarak suasana sekaligus menjadi bentuk apresiasi terhadap seni dan budaya lokal sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Kabupaten Lima Puluh Kota.
Peringatan Hari Koperasi Daerah ke-79 tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat kembali semangat koperasi sebagai soko guru perekonomian masyarakat. Melalui koperasi yang sehat, berkualitas, inovatif, dan berdaya saing, diharapkan semakin banyak masyarakat yang memperoleh manfaat ekonomi serta memiliki kesempatan untuk tumbuh dan berkembang secara bersama-sama.
Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota bersama seluruh gerakan koperasi berkomitmen untuk terus mendorong koperasi menjadi kekuatan ekonomi kerakyatan yang mampu menjawab tantangan zaman dan memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat serta pembangunan ekonomi daerah.